20 Jan 2010

Insomnia ku tolng jangan kembali..huhu

adesss...sejak akhir ni susah lak nak tidur seperti 2,3 bulan yang lalu...adakah insomnia ku kembali kerana merinduiku??adoiiii.....sekurangnya kalau dapat tidur jam 10 dah lelap kul 4,5 pagi leh bangun untuk mengindahkan suasana,tapi kalau insomnia ku kembali macam mana nak lalui hari yg indah itu seperti sebelumnya..boleh memang boleh tapi lau leh nak lah menjadi insan yang normal huhu...

INDAHNYA



sakit perut lak mesti coz makan nasi lemak pg tadi..n disbbkan kedegilan ku yg telah menelan makanan yg berlemak itu (ayat skema),maka tanggunglah oleh ku bahananya..hahahahaha..wawawawa..

cakitnya perut..:(













mari berkenalan dengan insomnia...

Insomnia dicirikan dengan ketakupayaan bertidur dan/atau ketidakupayaan bertidur selama tempoh yang munasabah. Penghidap insomnia biasanya merungut kerana tidak berupaya menutup mata atau "merehatkan minda" buat melebihi beberapa minit setiap kali. Kedua-dua insomnia organik dan insomnia bukan organik merupakan gangguan tidur.Insomnia biasanya diakibatkan oleh ketakutan, tekanan, kebimbangan, ubat, herba, kafeina, kemurungan atau kekadangnya tanpa sebarang sebab yang ketara. Minda yang terlalu aktif serta sakit fizikal juga boleh mengakibatkannya. Mencari sebab yang mengakibatkan insomnia biasanya diperlukan untuk merawatnya.


Jenis

Terdapat tiga jenis insomnia yang berbeza:
  1. Insomnia Fana berlaku antara satu malam hingga beberapa minggu. Kebanyakan orang kekadang menghidap insomnia fana, akibat jet lag atau kebimbangan jangka pendek. Jika bentuk insomnia ini berlaku dari semasa ke semasa, insomnia ini dikelaskan sebagai "insomnia sela".
  2. Insomnia Akut ialah ketakupayaan untuk bertidur dengan lena secara tekal selama tempoh antara tiga minggu hingga enam bulan.
  3. Insomnia Kronik dianggap sebagai jenis insomnia yang paling seirus; ia berlaku hampir setiap bulan selama sekurang-kurangnya sebulan.

Penyebab Insomnia

Insomnia ini bisa disebabkan menyerang semua golongan usia. Meskipun demikian, angka kejadian insomnia akan meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Hal ini mungkin disebabkan oleh stress yang sering menghinggapi orang yang berusia lebih tua. Disamping itu, perempuan dikatakan lebih sering menderita insomnia bila dibandingkan laki laki.

Selain karena masalah stress, insomnia juga bisa terjadi karena ada masalah pada makanan Anda. Hal lain yang bisa menyebabkan insomnia adalah suasana kamar yang tidak mendukung, cemas, hingga konsumsi kafein yang berlebih.


Cara mengatasi insomnia



1. Olahraga teratur

Berolah raga teratur. Beberapa penelitian menyebutkan berolah raga yang teratur dapat membantu orang yang mengalami masalah dengan tidur. Olah raga sebaiknya dilakukan pada pagi hari dan bukan beberapa menit menjelang tidur. Dengan berolah raga, kesehatan anda menjadi lebih optimal sehingga tubuh dapat melawan stress yang muncul dengan lebih baik.




2. Kurangi konsumsi kaffein

Minimalisasikan asupan kafein seperti teh atau kopi. Bila Anda ingin mengkonsumsinya, lakukanlah di pagi hari, atau paling lambat 4 jam sebelum tidur di malam hari. Kafein yang dikonsumsi terlalu dekat dengan waktu tidur hanya akan menghambat datangnya rasa kantuk.



3. Perhatikan waktu makan

Anda mesti memperhatikan waktu makan, beri waktu minimal dua jam sebelum tidur setelah menyantap makanan terakhir makan malam. Jarak makan yang terlalu dekat dengan waktu tidur justru akan meningkatkan metabolisme dan suhu tubuh, sehingga membuat tidur semakin sulit. Dengan cara ini, Anda juga dapat menjaga berat badan, mengingat tidur setelah makan besar akan banyak menyimpan lemak.


Jika benar-benar kelaparan, pilihlah cemilan seperti sereal gandum yang dicampur susu, tofu, bubur gandum, atau roti yang ditaburi wijen. Namun, tetap saja berikan jarak minimal satu jam sebelum tidur karena tryptophan juga membutuhkan waktu untuk merangsang otak.



4. Makanlah makanan berkarbohidrat menjelang tidur

Untuk bisa tidur dengan nyenyak, tubuh Anda membutuhkan trytophan atau yang sering disebut zat penidur. Trytophan, yang merupakan jenis asam lemak, berfungsi menghasilkan serotonin yang dapat mengendurkan syaraf pada pusat otak. Saat otak sudah rileks, Anda akan lebih mudah tertidur dengan kualitas yang baik.


Trytophan banyak terdapat pada makanan berkabohidrat ringan. Kue muffin, biskuit, atau buah bisa dijadikan solusi. Namun jangan terlalu kenyang, pencernaan Anda akan terbebani karena harus bekerja keras mencerna, sehingga istirahat Anda tidak dapat maksimal.



5. Lakukan aktivitas yang membuat Anda nyaman untuk tidur

Anda bisa memulainya dengan menuangkan minyak aromaterapi pada diffuser, mandi air hangat, menyetel lagu favorit atau melapisi tempat tidur dengan selimut yang nyaman. Saat tidur, matikan lampu, matikan hal hal yang menimbulan suara, pastikan anda nyaman dengan suhu ruangan tidur anda. Jauhkan jam meja dari pandangan anda karena benda itu dapat membuat anda cemas karena belum dapat terlelap sementara jarum jam kian larut.



6. Tempat tidur hanya untuk tidur

Bila Anda ingin membaca atau menonton tv sebaiknya lakukan di tempat lain sehingga saat Anda pergi ke tempat tidur, 'alarm' di tubuh Anda segera mengingatkan bahwa ini adalah waktu untuk tidur. Hal ini akan membantu tubuh anda menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat tidur. Saat anda berbaring di tempat tidur, maka akan timbul rangsangan untuk tidur.



7. Jernihkan pikiran

Jernihkan pikiran anda. Enyahkan segala kekhawatiran yang menghinggapi pikiran anda. Salah satu cara untuk ini adalah menuliskan semua pikiran anda lewat media blog.



8. Tidur dan bangunlah dalam periode yang teratur

Tidur dan bangunlah dalam periode waktu yang teratur setiap hari. Waktu tidur yang kacau akan mengacaukan waktu tidur anda selanjutnya.


Jika tips-tips ini tidak mampu juga memberikan hasil yang positif bagi Anda, segeralah hubungi doktor.

p/s:saya juga anda berjumpa doktor tapi doktor memberikan ubat tidur dengan nasihat2 yang boleh mengatur tidu saya dengan baik...dan sy juga pernah mencuba mandian baby(botol purple) yang kononnya ada terapi supaya bayi mendapat tidur yang bagus dan enak..adess..tapi yelah untuk bayikan sy ni???? :) 





 




18 Jan 2010

Makhluk Apakah Ini??

GEMPAR seketika penggiat industri seni tanah air apabila ada pihak yang mendakwa ternampak lembaga berbungkus kain putih ketika berlangsungnya Anugerah Juara Lagu Ke-24 berlangsung di Stadium Putra Bukit Jalil, minggu lalu.

 mungkin makhluk ini juga mahukan hiburan seperti mereka yang lain, maklumlah kan ramai disitu mana tahu dapat sorang dua sebagai peneman...ikuti keratan akhbar dibawah...:-




Rakan CAK dan rakan-rakan media lain tak ambil kisah sangat sebab mereka ingatkan lembaga itu adalah salah seorang daripada penari yang bersiap sedia untuk mengiringi persembahan Faizal Tahir menerusi lagu Bencinta selepas lagu Aizat iaitu Kau Dan Aku berakhir.

Bagaimanapun, salah seorang wakil media sempat merakamkan sekeping gambar yang menunjukkan kehadiran lembaga itu dengan tujuan untuk diletakkan di dalam blog peribadinya sebagai humor.

Selepas melihat persembahan Faizal, rakan CAK tertanya-tanya ke mana menghilangnya ‘penari pengiring’ tadi kerana yang dipersembahkan di pentas jauh beza dari segi pakaian dan rupanya.

Ada yang mengatakan pihak produksi sendiri tak tahu menahu mengenai kewujudan lembaga itu kerana sememangnya dalam perancangan tiada penari yang akan turun menggunakan tali kabel dari bahagian itu sebaliknya dari bahagian lain.


Pihak produksi yang bekerja juga dikehendaki memakai baju serba hitam, bukan serba putih berbungkus seperti yang disaksikan rakan CAK dan beberapa wakil media lain.

Apabila ramai mengetahui perkara ini, ramailah pula yang mula membuat telahan kononnya lembaga itu jelmaan orang mati, penunggu stadium dan sebagainya.

Tidak kurang pula yang melontar pendapat kononnya lembaga itu dibawa oleh penyanyi yang inginkan kemenangan dengan menggunakan ilmu hitam.

penulis blog:huhuhu...apakah sebenarnya ini?
                  berkemungkinan lembaga ini mahu turut serta dalam persembahan Faizal 
                  Tahir...

sumber:Harian Metro 18 Januari 2010 (CAK)




16 Jan 2010

Hukum Sertai Facebook




SAYA ditanya soalan: “Ustaz, syubhahkah menyertai Facebook? Saya terbaca artikel yang menyatakan pemiliknya, Mark Zucherberg menyumbangkan dana melalui penggunaan Facebook ini dari seluruh dunia kepada bangsanya, Yahudi. Mohon penjelasan ustaz?”


Soalan ini terlalu kerap dilontar kepada saya dan begitu banyak juga ditulis oleh pelbagai individu di forum juga blog. Dalam menentukan keputusan dan hukum menyertai Facebook, menurut pendapat saya, ada beberapa isu yang perlu diperhati:

1. Bolehkah menggunakan produk ciptaan Yahudi?
Kesimpulannya, dibenarkan untuk umat Islam membeli, menjual, mengguna pakai produk ciptaan bukan Islam termasuk Yahudi selagi mana ia dalam ruang lingkup yang halal. Nabi Muhammad SAW juga diriwayatkan dalam hadis sahih berurusan dan membuat transaksi jual beli juga cagaran dengan seorang Yahudi iaitu: “Sesungguhnya Nabi SAW membeli makanan daripada seorang Yahudi dengan pembayaran secara bertangguh, dan mencagarkan baju besi baginda.” ( Riwayat al-Bukhari, no 2326, 2/841).

2. Apa maksud penyoal dengan ayat 'menyumbang kepada bangsa Yahudi'? 
Jual beli Muslim dengan seorang Yahudi hingga memberikan keuntungan kewangan kepada dirinya tidak bermasalah sama sekali di sisi Islam, malah Rasulullah SAW dan sahabat banyak yang berjual beli dengan Yahudi di Madinah. Cuma persoalannya adakah ia bermaksud menyumbang kepada keganasan Yahudi Zionis? Sejauh mana kebenaran dakwaan itu? Adakah sebarang bukti jelas atau hanya bersandarkan kepada latar belakang peribadi si pengasas?

3. Adakah penyaluran dana kepada individu Yahudi atau khas ditujukan kepada proses penjajahan tanah Palestin?
Begini, jika ternyata daripada sumber yang sahih, jelas lagi pasti, sesuatu transaksi jual beli kita memberikan keuntungan kepada organisasi Yahudi yang hasil pendapatannya digunakan untuk proses penjajahan haram, keganasan dan serangan ke atas umat Islam, barulah hukum HARUS berubah menjadi HARAM menurut sepakat ulama. Dalam konteks Facebook, ia masih kekal tidak jelas kerana hampir semua penulisan yang membantah Facebook tidak menyertakan bukti jelas berkaitan hal itu. Semuanya membuat andaian itu dan ini sedangkan andaian semata-mata tidak boleh mengubah hukum asal keharusan kepada haram. Ia sekadar mengajak kita untuk berhati-hati dan peka. Malah majoriti pengguna Facebook tidak melakukan sebarang transaksi kewangan dengan syarikat itu kecuali yang menyertai skim ditawarkan (ini memerlukan perbincangan berasingan).

Jika ada pula yang mengarahkan saya membuat kajian dan mencari bukti itu sebelum memberi pandangan berkenaan status hukum, boleh saya katakan, kajian sudah dibuat dan kami gagal menemui bukti untuk menyokong andaian pihak yang membuat andaian. Jika dikatakan: “Bukti bertulis tentulah dirahsiakan oleh pengurusan Facebook dan mereka memberikan sumbangan secara senyap,” maka jawapannya, Islam tidak memberatkan kita untuk membuat andaian dalam hal seumpama itu. Jika andaian sedemikian masih ingin digunakan, kelak ia mengakibatkan kesukaran berat (mashaqqah) buat seluruh umat Islam pada banyak perkara juga aktiviti lain.

Ini kerana, larangan dan andaian juga akan terpakai buat semua penjual bukan Islam iaitu yang beragama Hindu, Kristian, Buddha dan sebagainya. Penjual terbabit juga boleh diandaikan menyumbang kepada gerakan melawan Islam secara senyap, akhirnya, kita terperangkap dengan kekerasan fatwa kita sendiri hingga bermusuh dengan semua tanpa bukti jelas. Oleh itu, selagi tidak disertakan dan tidak mampu dihadirkan bukti bertulis, selagi itulah hukumnya adalah HARUS untuk berjual beli dengan penjual atau syarikat milik Yahudi. Jika berjual beli pun dibenarkan, apatah lagi sekadar membuka akaun Facebook. Cuma mungkin keharusan berurusan dengan barangan Yahudi, boleh menjadi makruh atau syubhah di ketika wujudnya peperangan dan serangan ke atas umat Islam. Ini memerlukan penelitian satu persatu.

4. Hak peribadi pengguna Facebook dijajah?
Ini mungkin ada benarnya, selepas saya menghabiskan bacaan polisi hak peribadi yang terkandung di dalam web Facebook, ia memberi gambaran bahawa gambar, maklumat dan segala yang terkandung di dalam Facebook kita boleh wujud juga di akaun Facebook orang lain yang dikongsi dan saya yakin pihak Facebook juga mempunyai simpanan data terbabit. Walaupun begitu, ia sekali lagi tidak cukup kuat untuk sampai menjadikan penggunaan Facebook sebagai haram. Apa yang perlu adalah kawalan dan had

KESIMPULAN
Saya tidak berhasrat untuk menyenaraikan satu persatu baik dan buruk penggunaan Facebook, cuma apa yang ingin saya nyatakan sebagai kesimpulan adalah seperti berikut:

1. Hukum membuka akaun dan menggunakan Facebook adalah HARUS selagi tidak terbukti ia menggunakan pengaruh dan keuntungannya untuk menyerang Islam atas nama Facebook sama ada melalui dana kepada Yahudi, Amerika Syarikat dan lainnya.

2. Bagi mereka yang masih tidak selesa dengan latar belakang pengasas dan syarikat Facebook, mereka dinasihatkan TIDAK MEMBUKA DAN MENYERTAI FACEBOOK. Mereka boleh terus memberi nasihat kepada pengguna Facebook supaya sentiasa berhati-hati namun tidak boleh dengan sewenangnya menuduh pengguna facebook melakukan perkara haram.

3. Bagi mereka yang ingin mengambil sikap lebih berhati-hati mereka disarankan:

a. Memanipulasi akaun Facebook untuk manfaat Islam melebihi kepentingan peribadi. Ruang yang ada wajar digunakan untuk mempromosi kefahaman Islam melalui tulisan, video, audio dan sebagainya.

b. Hadkan dan kurangkan perbincangan soal remeh temeh peribadi yang membuang masa diri dan orang lain.

c. Tidak sehingga berkongsi terlalu banyak gambar peribadi (khususnya bagi wanita) sejak zaman kanak-kanak tanpa had kerana ia bakal membawa mudarat berbanding manfaat, kerana ia akan kekal di Facebook orang yang dikongsi dan juga syarikat facebook itu sendiri.

d. Tidak memasukkan perincian peribadi yang sensitif khususnya seperti akaun bank, taraf kesihatan dan sebagainya. Cukuplah sekadar menyertakan nama, tarikh lahir dan pendidikan.

e. Tidak terbabit dengan permainan dan aplikasi yang dijangka bercanggah dengan Islam seperti kuiz ramalan nasib. Sama ada atas dasar 'main-main' atau sebagainya.

f. Tidak mempercayai tilik moden seperti rahsia tarikh kelahiran dan sepertinya yang terkandung dalam aplikasi percuma Facebook. Sama ada atas dasar 'main-main' atau sebagainya.

g. Menyedari bahawa maklumat kita di Facebook boleh menjadi pangkalan data pihak asing untuk memantau kehidupan dan maklumat peribadi kita jika tidak dikawal. Pangkalan data sebegini sebenarnya amat bernilai dan sukar ada satu organisasi di dunia ini yang mampu menyimpan maklumat manusia sebagaimana Facebook. Hatta, parti politik masing-masing pun tidak mempunyai maklumat ahlinya yang sebegitu terkini sebagaimana Facebook. Justeru, maklumat sebegini amat banyak gunanya untuk sebarang tujuan kejahatan dan ketamakan. Jika itu semua dapat dijaga dan disedari, saya kira mengguna Facebook adalah kekal dalam hukum HARUS atau DIBENARKAN, malah jika ia lebih banyak digunakan untuk kemaslahatan Islam, ia DIGALAKKAN. Jika terdapat unsur syubhah sekalipun, ia diatasi oleh manfaat yang disebarkan melalui Facebook itu.


15 Jan 2010

Ayah Pengacau?

KANGAR: “Saya mengaku dia bapa kandung saya tapi kami tidak serasi hidup bersama kerana kehadirannya membawa masalah kepada rumah tangga saya.
“Lagipun, dia memang suka merempat dan hidup sebatang kara. Dulu pun dia duduk seorang diri di Langkawi,” kata lelaki yang mengaku meninggalkan bapanya di pondok bas berhampiran Sekolah Kebangsaan (SK) Datuk Wan Ahmad di sini, 7 Januari lalu.

Ketika dihubungi Harian Metro semalam, lelaki berusia 30-an itu tanpa rasa bersalah mendakwa bapanya, Abdul Rahman Talib, 57, memang suka merempat dan lebih gemar hidup sebatang kara.

“Saya mengaku mengajak dia tinggal ke rumah saya di Perlis selepas lama hidup seorang diri di Langkawi .

“Bagaimanapun, selepas dua minggu bersama, kehadirannya menimbulkan masalah kepada rumah tangga saya. Walaupun dia bapa kandung, pada masa sama saya juga perlu menjaga keharmonian keluarga termasuk isteri dan anak-anak,” katanya.
Menurutnya, bapa dan ibunya bercerai beberapa tahun lalu. Ibunya yang sudah berkahwin lain serta menetap bersama suami baru pula sering bertandang ke rumahnya di Beseri, dekat sini.

“Kekerapan ibu bertandang ke rumah mendorong saya meminta bapa mencari tempat lain untuk dia berteduh,” katanya yang berniaga secara kecil-kecilan di sini.

Ditanya kenapa dia tergamak meninggalkan bapanya yang uzur di tepi jalan, lelaki itu dengan selamba mendakwa memberi alasan bapanya tiada saudara-mara di Perlis kerana berasal dari Langkawi.

“Ketika membawanya dengan kereta, dia suruh saya berhenti dan menurunkannya sebaik terlihat pondok bas di tepi sekolah itu,” katanya. Harian Metro semalam melaporkan seorang warga emas yang baru selesai menjalani pembedahan jantung di Hospital Pulau Pinang terkejut apabila ditinggalkan anaknya bersama bungkusan pakaian di pondok bas terbabit.

Kejadian memilukan itu berlaku apabila Abdul Rahman yang baru dibenarkan keluar dari hospital menjejakkan kaki ke rumah anak lelakinya di sebuah taman perumahan dekat sini.

Dalam perkembangan berkaitan, Jabatan Kebajikan Masyarakat (JKM) Perlis memberi perlindungan kepada Abdul Rahman dengan menempatkannya di Rumah Orang Tua Batu Bertangkup, Chuping, dekat sini, kelmarin.

Beberapa pegawai JKM menemui Abdul Rahman di pondok bas berhampiran SK Datuk Wan Ahmad sebelum membawanya ke pusat perlindungan berkenaan, kira-kira jam 7 malam.
Timbalan Pengarah JKM negeri, Ku Chik Ku Mat Esa, ketika mengesahkan perkara itu, berkata Abdul Rahman mendapat keistimewaan memasuki rumah orang tua Batu Bertangkup kerana faktor kesihatan.

“Dia baru menjalani pembedahan jantung dan memerlukan penjagaan sempurna. Kehidupannya lebih terjamin menetap di sini yang dikhususkan untuk warga emas berusia 60 tahun ke atas.

“Kami sedih membaca laporan Harian Metro semalam yang mendedahkan perbuatan tidak masuk akal dilakukan seorang anak terhadap bapa kandung sendiri.

“Sebaik mendapat maklumat, saya mengarahkan beberapa pegawai mencari dia sebelum menjumpainya di pondok bas berhampiran sekolah terbabit dan kini Abdul Rahman menetap bersama lapan penghuni lain di rumah perlindungan berkenaan,” katanya.

Beliau berkata, Abdul Rahman turut diberikan bantuan bulanan RM150 selain makan minum percuma disediakan JKM di situ.

Sementara, Abdul Rahman ketika ditemui di rumah orang tua itu bersyukur kerana mendapat perlindungan sewajarnya daripada JKM.

“Saya tak mahu memikirkan perbuatan dia (anak) lagi. Walaupun sedih, saya `menghormati’ perbuatannya membuang saya. Lagipun, mereka sekeluarga tak pernah menghubungi selepas membuang saya di pondok bas itu sejak seminggu lalu,” katanya.


Hormati orang Tua

Hadis tentang Menghormati Orang Tua
Mari kita ajarkan dan perkenalkan kepada anak-anak kita, rakan-rakan,jiran tetangga dan semua yang  masih mempunyai Ibubapa mahupun yang telah tiada.Bersyukurlah bahawa kita masih mempunyai ibu dan ayah,kepada yang telah tiada berdoalah selalu agar mereka dilindungi dan dirahmati NYa.aminn.
Hadis-hadis Rasulullah saw dan Ahlul baitnya (sa) dalam tiga bahasa: Arab, Inggeris dan Melayu.

Dengan metode ini diharapkan kita semua dapat mengambil manfaat setidaknya tiga pelajaran berharga: kandungan makna hadis-hadis suci, bahasa arab, dan istilah bahasa inggeris yang sering digunakan di dalam pelajaran agama Islam..

The Noble Prophet (peace be upon him and his family) has said:
"The person from amongst my nation who memorizes forty traditions pertaining to those issues of religion which he is in need of, Allah shall resurrect him on the Day of Judgment as a scholar with a deep insight into the faith."

Treatment of Parents according to the Noble Qur'an
"And your Lord has commanded that you shall not serve (any) but Him, and that you shall show goodness to your parents. If either or both of them reach old age with you, say not to them (so much as) "Ugh" nor chide them, and speak to them a generous word."

Merawat Orang tua menurut Al-Qur'an
Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik kepada kedua orang tuamu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. (Al-Isra'/17 : 23)

The Most Beloved Deed
[Ibne `Abbas states:] "I questioned the Messenger of Allah (peace be upon him and his family): Which deed is the most beloved in the eyes of Allah, the Mighty, the Glorious?" He (peace be upon him and his family) replied: "(Offering) prayers at their stipulated times." I then asked: "Which is the next most beloved deed?" He (peace be upon him and his family) answered: "Goodness towards (one's) parents." I asked him again: "After this which is the most beloved act?" He (peace be upon him and his family) said: "Jihad in the way of Allah."

Amal Yang Paling Dicintai Allah swt
[Ibnu `Abbas berkata): Saya bertanya Rasulullah saw: Perbuatan apa yang paling dicintai oleh Allah Azza wa Jalla? Rasulullah menjawab: "Melakukan shalat pada waktunya." Saya bertanya lagi: Kemudian amal apa lagi? Beliau menjawab: "Berbakti kepada kedua orang tua." Saya bertanya lagi:" Sesudah itu amal apa lagi? Beliau menjawab: "Jihad di jalan Allah." (Biharul Anwar 74: 70)

Looking at Parents
The Messenger of Allah (peace be upon him and his family) said: "Every righteous child who casts a look of mercy and affection upon his parents shall be granted, for every look of his, rewards equivalent to that of an accepted Hajj." Those around the Prophet questioned: "O' Prophet of Allah! Even if he were to look at them a hundred times a day?" The Messenger of Allah (peace be upon him and his family) replied: "Indeed! Allah is the Greatest and Most Kind."

Memandang Orang tua
Rasulullah saw bersabda: "Setiap anak yang memandang dengan pandangan kasih sayang, nilainya setiap pandangan setara dengan ibadah haji yang mabrur." Para sahabatnya bertanya: Ya Rasulullah, sekalipun memandang seratus setiap hari? Beliau menjawab: "Ya, Allah Maha Besar dan Maha Baik." (Biharul Anwar 74: 73)

The Greatest Obligatory Act
The Commander of the Faithful (peace be upon him) has said: "Goodness towards (one's) parents is the greatest obligatory act."

Kewajiban Terbesar
Amirul Muknimini Ali bin Abi Thalib (sa) berkata: "Berbakti kepada kedua orang tua adalah kewajiban terbesar." (Mizanul Hikmah10: 709)

The Best of Deeds
Imam as-Sadiq (peace be upon him) has said: "The best deeds are: Salat in its stipulated hour, goodness towards parents and Jihad in the way of Allah."

Amal yang Terbaik
Imam Ja'far Ash-Shadiq (sa) berkata:
"Amal yang paling utama adalah solat pada waktunya, berbakti kepada kedua orang tua, dan berjuang di jalan Allah." (Biharul Anwar 74: 85)


KANGAR: Seorang bapa yang baru selesai menjalani pembedahan jantung terkejut apabila dengan tidak semena-mena dibuang anak sendiri yang sengaja meninggalkannya bersama bungkusan pakaian di tepi jalan raya berhadapan Sekolah Kebangsaan (SK) Datuk Wan Ahmad, di sini.
Kejadian memilukan itu berlaku petang 7 Januari lalu sejurus Abdul Rahman Talib, 57, yang baru dibenarkan keluar dari Hospital Pulau Pinang (HPP) selepas menjalani pembedahan jantung, menjejakkan kaki di rumah anak lelakinya di sebuah taman perumahan dekat sini.
Anak lelakinya yang berusia 30 tahun bertindak demikian selepas mendapat tekanan daripada isterinya yang enggan menerima semula kehadiran bapa mentuanya dengan memberi pelbagai alasan tidak munasabah.
“Saya hanya minta dia hantar ke pekan Kangar walaupun menyedari tiada arah dituju sebelum dia meninggalkan saya di tepi jalan raya berhampiran sekolah itu,” kata Abdul Rahman ketika ditemui di sini, semalam.
Menurutnya, ketika itu, dia hilang arah dan merayau-rayau di sekitar kawasan sekolah sebelum mengambil keputusan tidur di pondok bas berhampiran pada malam berkenaan.
Abdul Rahman berkata, keesokannya, anaknya datang menemuinya yang disangka menyangka mahu menjemputnya semula selepas menyesal dengan perbuatan berkenaan.
Bagaimanapun, katanya, andaian itu meleset sama sekali kerana anaknya cuma datang untuk menghantar basikal miliknya bagi memudahkannya bergerak.
“Menitis air mata saya ketika melangkah kaki keluar dari kenderaan milik anak saya kerana tak menjangka dia tergamak melakukan perbuatan ini selepas saya memelihara dan menjaganya bagaikan menatang minyak yang penuh,” katanya.
Menurutnya, pada hari kedua selepas dibuang anaknya, dia bernasib baik apabila bertemu seorang kenalan di belakang sekolah terbabit yang bermurah hati mempelawa bermalam di rumahnya.
Katanya, sejak tiga malam lalu, dia bertuah dapat menumpang berteduh di rumah berkenaan, tetapi tidak tahu berapa lama kenalannya itu mampu menumpangkan di rumahnya.
Mengulas kejadian itu, Abdul Rahman, bekas nelayan dari Kampung Belat Batu, Kuala Perlis berkata, dia sebelum ini menetap seorang diri di Pulau Langkawi selepas berpisah dengan bekas isterinya, Halijah Othman, iaitu ibu kepada anak lelakinya itu.
“Saya bekerja sebagai pembantu kedai makan di pekan Pokok Asam, Langkawi selama lima tahun, tapi anak saya ini minta saya pulang ke rumah menetap dan bekerja bersamanya.
“Lagipun, rumah berkenaan dibeli menerusi duit pampasan rumah yang dibina hasil titik peluh saya sendiri ketika menjadi nelayan satu ketika dulu. Rumah lama kami diambil kerajaan bagi pembinaan landasan kereta api,” katanya.


Abdul Rahman berkata, sebelum ini dia menerima bantuan bulanan RM300 daripada Jabatan Kebajikan Masyarakat (JKM) Langkawi, tetapi bantuan terbabit dihentikan selepas dia mengambil keputusan pulang dan menetap bersama anaknya sejak sebulan lalu.
Katanya, selepas menetap di situ, anak dan menantunya mula menunjukkan sikap dingin, malah dia terpaksa pergi seorang diri ke HPP untuk menjalani pembedahan jantung selepas pengsan di stesen bas di sini.
“Ketika bertarung dengan maut di HPP selama empat hari, anak dan menantu langsung tak menjenguk dan saya beranggapan mereka mungkin sibuk dengan perniagaan makanan yang diusahakan sejak beberapa tahun lalu.
“Saya terkejut dan hampir tak percaya apabila anak saya itu minta saya keluar apabila pulang ke rumahnya,” katanya.
Abdul Rahman mempunyai seorang lagi anak perempuan yang sudah berkahwin dan kini menetap di Langkawi.
Difahamkan, kakitangan JKM Perlis datang mengambil warga emas itu di pondok bas berkenaan kira-kira jam 7 malam tadi dan dibawa Rumah Kebajikan Batu Bertangkup di Beseri dekat sini.





 
Copyright @2019 Ayu Balqishah | All Right Reserved
Designed By SF Design Lab | Powered By
Blogger.com